UTN seolah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi Guru Calon Sertifikas. Hal ini tidak bisa dipungkiri, mengingat persentase kelulusan Tahun 2016 lalu hanya berkisar 18 % saja. Pemerintah
Friday, October 20, 2017
Wednesday, October 18, 2017
Trik Jitu, Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa
Motivasi belajar memiliki peranan yang cukup urgent dalam pembelajaran, untuk memaksimalkan tercapainya tujuan pembelajaran maka seorang guru harus mampu menumbuhkan motivasi belajar siswanya agar selalu dalam aktif dalam proses belajar. Salah satu cara menumbuhkan motivasi belajar pada siswa adalah seorang guru harus mampu menghadirkan suasana belajar yang menarik dan membangkitkan semangat belajar siswa.
Imlementasi Kompetensi Guru, Tantangan dan Solusinya
Implementasi Kompetensi Guru. Sebuah istilah yang menjadi slogan guru sebagai cerminan bagi anak didik adalah “Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari”, memberikan pesan moral kepada guru agar bertindak dengan penuh pertimbangan. Ketika guru menanamkan nilai dan contoh karakter dan sifat yang tidak baik, maka jangan salahkan siswa ketika berperilaku lebih dari apa yang guru lakukan. Seperti kelakuan buruk guru ketika membocorkan jawaban Ujian Nasional sebagai upaya menolong kelulusan anak didiknya. Memang siswa pada saat itu senang, karena mendapatkan jawaban untuk mempermudah mereka lulus. Akan tetapi, saat itu juga guru telah menanamkan ketidakpercayaan siswa terhadap guru. Dan pada saatnya nanti, mereka akan jauh berbuat lebih buruk lagi dari yang guru mereka lakukan saat ini.
Saturday, October 14, 2017
Karakter Bangsa Tercipta Dari Seorang Guru
Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuan para pendidiknya untuk mengubah karakter generasi penerusnya ke depan. Tanpa figur pendidik, mungkin bangsa besar seperti Indonesia tidak akan dapat menikmati hasil jerih payah putra-putri nusantara yang sudah mendorong perkembangan tersebut.
Wednesday, October 4, 2017
Pendekatan Saintifik Dalam Penerapan Kurikulum 2013
Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta.
Sunday, October 1, 2017
Buat Para Guru IPA, Tips Merawat Mikroskop
Mikroskop berasal dari bahasa yunani yaitu micros = kecil dan scopein = melihat. Dalam artian mikroskop adalah sebuah alat yang digunakan untuk melihat objek yang terlalu kecil jika dilihat secara kasat mata. Mikroskop adalah alat bantu yang bisa ditemukan hampir diseluruh laboratorium untuk bisa mengamati organisme berukuran kecil (mikroskopis). Sama seperti alat lainnya, mikroskop pun perlu diberikan perawatan dengan baik, supaya hasil yang diberikat akurat dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Berikut ini adalah cara penggunaan dan cara merawat mikroskop agar tetap awet
Cara Merawat Mikroskop yang Benar dan Supaya Awet
Cara merawat mikroskop yang pertama yaitu mikroskop mesti disimpan di tempat yang kering, bebas debu, sejuk serta bebas uap asam serta uap basa. Tempat untuk menyimpan mikroskop yang sesuai adalah kotak mikroskop itu sendiri yang dilengkapi dengan silica gel, yang mempunyai sifat higroskopis sehingga area sekitar mikroskop tidak akan lembab. Tidak hanya itu saja mikroskop juga bisa disimpan di dalam lemari yang diberi lampu guna mencegah tumbuh atau munculnya jamur.
Pada bagian non optik mikroskop dibuat dari logam ataupun plastik, bagian tersebut bisa dibersihkan memakai kain fanel. Untuk membersihkan debu-debu yang terselip bisa memakai kuas kecil.
Lensa mikroskop (objektif, okuler, serta kondensor) dibersihkan dengan memakai tisu lensa yang diberi alkohol sekitar 70%. Jangan membersihkan lensa memakai sapu tangan ataupun kain lap.
Sisa minyak imersi di lensa objektif bisa dibersihkan dengan menggunakan xilol atau xylene. Dalam pemakaian xilol haruslah berhati-hati, jangan sampai cairan xilol menempel ke bagian mikroskop Non Optik, sebab akan merusak cat ataupun merusak bahan plastik, dan jangan pula cairan xilol menempel ke bagian lensa yang lainnya, kecuali pihak produsennya menyatakan jika tindakan tersebut aman.
Bersihkan terlebih dahulu sebelum menyimpan mikroskop, terlebih hapus seluruh minyak imersi pada permukaan lensa, sehingga partikel-partikel halus tidak bisa menempel serta menggumpal dan mengering. Minyak serta partikel-partikel halus pada lensa bisa mengaburkan serta mengakibatkan goresan. Hal tersebut akan menurunkan kemampuan lensa mikroskop.
Sebelum menyimpan mikroskop, sebaiknya meja mikroskop diatur lagi serta lensa objektif dijauhkan dari meja preparat dengan cara memutar alat penggeraknya ke keadaan seperti semula, kondensor diturunkan kembali dan intensitas lampu dikecilkan kemudian dimatikan.
Dengan mematuhi petunjuk pemakaian serta pemeliharaan mikroskop, diharapkan mikroskop bisa bertahan lebih lama untuk digunakan terhadap seluruh kegiatan laboratorium dan kegiatan lainnya.
Itulah beberapa cara merawat mikroskop agar tetap awet. semoga bermanfaat.
Untuk melihat berbagai mikroskop, kunjungi Ralali.com. Ralali.com jual mikroskop dengan varian merk, tipe, dan ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Dapatkan tambahan diskon 5% untuk semua produk.
Wednesday, July 17, 2013
Lulusan 10 Jurusan Ini Paling Mudah Cari Kerja
Sulasmi Rasyid.
Ada banyak faktor seseorang mudah memperoleh pekerjaan setelah lulus dari perguruan tinggi, bisa faktor kemampuan pribadi atau faktor lain di luar diri sendiri.
Kesesuaian latar belakang pendidikan Anda dengan tren karier yang berkembang belakangan juga bisa memengaruhi. Menurut survei yang dilakukan oleh Higher Education Statistics Agency di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph, ada 10 jurusan yang alumninya paling mudah memperoleh pekerjaan. Apa saja?
10. Fisika
Sekitar 89,9 persen dari seluruh sarjana Ilmu Fisika di rentang waktu 2010-2011 menemukan pekerjaan atau melanjutkan studi mereka paling lambat 6 bulan setelah lulus.
9. Matematika
Para lulusan Matematika terkenal banyak dicari di lapangan pekerjaan. Menurut survei ini, sebanyak 89,9 persen alumni jurusan Matematika yang lulus tahun 2010/2011 juga sudah mendapatkan pekerjaan atau melanjutkan studi paling tidak 6 bulan setelah lulus.
8. Sejarah dan Filsafat
Kehadiran dua jurusan ini dinilai mengejutkan. Pasalnya, sekitar 90,1 persen lulusannya juga telah menemukan pekerjaan atau meneruskan studi ke jenjang yang lebih tinggi hanya dalam 6 bulan. Mereka kerap menyingkirkan pencari kerja lainnya dalam lapangan kerja umum, bahkan yang berasal dari jurusan Teknik, Arsitektur, dan Ilmu Komputer.
7. Bahasa
Kemampuan untuk berbicara dalam bahasa asing merupakan kemampuan yang sangat berharga dalam bursa lapangan kerja dewasa ini. Pada rentang waktu 2010/2011, sekitar 90,3 persen lulusan Bahasa bekerja sesaat setelah lulus.
6. Biologi
Belajar Biologi tentu saja tak selalu harus di lapangan. Banyak bidang pekerjaan yang bisa dimasuki oleh lulusan jurusan ini, apalagi yang terkait bioteknologi dan industri terkait yang kini tengah booming. Tercatat, sekitar 90,9 persen sarjananya segera memperoleh pekerjaan atau melanjutkan studi setelah lulus.
5. Pertanian dan jurusan lain yang terkait
Pertanian sering dianggap kurang elite dalam pendidikan tinggi. Namun, dewasa ini, pertanian dan bidang lain yang terkait memiliki lapangan kerja yang luas dan ilmu yang berguna secara langsung. Setidaknya, sekitar 91,3 persen sarjana yang lulus pada tahun 2010/2011 menemukan bekerja hanya dalam enam bulan setelah lulus.
4. Hukum
Jika hanya diberi satu pilihan jurusan yang dijamin lulusannya bakal cepat bekerja dengan gaji yang sesuai pula, pastilah itu jurusan Hukum. Sudah bukan rahasia lagi, para alumni lulusan ini mudah mencari kerja. Menurut survei, 91,9 persen lulusan Hukum di tahun 2010/2011 langsung bekerja setelah lulus.
3. Jurusan terkait obat-obatan
Lapangan pekerjaan jurusan yang terkait obat-obatan sangat luas, salah satunya saja biomedis serta neurologi. Sekitar 94 persen alumni jurusan ini cepat memperoleh pekerjaan setelah lulus.
2. Pendidikan
Dengan pendidikan di tempat kedua, survei ini makin menunjukkan kebutuhan yang besar akan guru. Menurut survei, sekitar 94,8 persen alumninya langsung bekerja sesaat setelah lulus dari perguruan tinggi.
1. Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran Hewan
Para lulusan dari jurusan ini memang dikenal cepat memperoleh pekerjaan begitu lulus. Survei menunjukkan sekitar 99,4 persen para lulusan kedokteran mendapatkan pekerjaan atau melanjutkan studi paling tidak 6 bulan setelah lulus.
Sumber : Telegraph
Ada banyak faktor seseorang mudah memperoleh pekerjaan setelah lulus dari perguruan tinggi, bisa faktor kemampuan pribadi atau faktor lain di luar diri sendiri.
Kesesuaian latar belakang pendidikan Anda dengan tren karier yang berkembang belakangan juga bisa memengaruhi. Menurut survei yang dilakukan oleh Higher Education Statistics Agency di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph, ada 10 jurusan yang alumninya paling mudah memperoleh pekerjaan. Apa saja?
10. Fisika
Sekitar 89,9 persen dari seluruh sarjana Ilmu Fisika di rentang waktu 2010-2011 menemukan pekerjaan atau melanjutkan studi mereka paling lambat 6 bulan setelah lulus.
9. Matematika
Para lulusan Matematika terkenal banyak dicari di lapangan pekerjaan. Menurut survei ini, sebanyak 89,9 persen alumni jurusan Matematika yang lulus tahun 2010/2011 juga sudah mendapatkan pekerjaan atau melanjutkan studi paling tidak 6 bulan setelah lulus.
8. Sejarah dan Filsafat
Kehadiran dua jurusan ini dinilai mengejutkan. Pasalnya, sekitar 90,1 persen lulusannya juga telah menemukan pekerjaan atau meneruskan studi ke jenjang yang lebih tinggi hanya dalam 6 bulan. Mereka kerap menyingkirkan pencari kerja lainnya dalam lapangan kerja umum, bahkan yang berasal dari jurusan Teknik, Arsitektur, dan Ilmu Komputer.
7. Bahasa
Kemampuan untuk berbicara dalam bahasa asing merupakan kemampuan yang sangat berharga dalam bursa lapangan kerja dewasa ini. Pada rentang waktu 2010/2011, sekitar 90,3 persen lulusan Bahasa bekerja sesaat setelah lulus.
6. Biologi
Belajar Biologi tentu saja tak selalu harus di lapangan. Banyak bidang pekerjaan yang bisa dimasuki oleh lulusan jurusan ini, apalagi yang terkait bioteknologi dan industri terkait yang kini tengah booming. Tercatat, sekitar 90,9 persen sarjananya segera memperoleh pekerjaan atau melanjutkan studi setelah lulus.
5. Pertanian dan jurusan lain yang terkait
Pertanian sering dianggap kurang elite dalam pendidikan tinggi. Namun, dewasa ini, pertanian dan bidang lain yang terkait memiliki lapangan kerja yang luas dan ilmu yang berguna secara langsung. Setidaknya, sekitar 91,3 persen sarjana yang lulus pada tahun 2010/2011 menemukan bekerja hanya dalam enam bulan setelah lulus.
4. Hukum
Jika hanya diberi satu pilihan jurusan yang dijamin lulusannya bakal cepat bekerja dengan gaji yang sesuai pula, pastilah itu jurusan Hukum. Sudah bukan rahasia lagi, para alumni lulusan ini mudah mencari kerja. Menurut survei, 91,9 persen lulusan Hukum di tahun 2010/2011 langsung bekerja setelah lulus.
3. Jurusan terkait obat-obatan
Lapangan pekerjaan jurusan yang terkait obat-obatan sangat luas, salah satunya saja biomedis serta neurologi. Sekitar 94 persen alumni jurusan ini cepat memperoleh pekerjaan setelah lulus.
2. Pendidikan
Dengan pendidikan di tempat kedua, survei ini makin menunjukkan kebutuhan yang besar akan guru. Menurut survei, sekitar 94,8 persen alumninya langsung bekerja sesaat setelah lulus dari perguruan tinggi.
1. Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran Hewan
Para lulusan dari jurusan ini memang dikenal cepat memperoleh pekerjaan begitu lulus. Survei menunjukkan sekitar 99,4 persen para lulusan kedokteran mendapatkan pekerjaan atau melanjutkan studi paling tidak 6 bulan setelah lulus.
Sumber : Telegraph
Wednesday, April 3, 2013
Isra Miraj dan teori relativitas
Sejarah Islam mencatat peristiwa unik dan sulit dicerna akal, Isra dan Miraj. Secara istilah, Isra berjalan di waktu malam hari, sedangkan Miraj adalah alat (tangga) untuk naik. Isra mempunyai pengertian perjalanan Nabi Muhammad saw pada waktu malam hari dari Masjid Al Haram Mekkah ke Masjid Al Aqsha Palestina. Miraj adalah kelanjutan perjalanan Nabi Muhammad saw dari Masjid Al Aqsha ke langit sampai di Sidratul Muntaha dan langit tertinggi tenpat Nabi Muhammad saw bertemu dengan Allah swt. Isra’ Miraj adalah kisah perjalanan Nabi Muhammad ke langit ke tujuh dalam waktu semalam. Prosesi sejarah perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad termaktub dalam QS. 17.Al-Isra’ :1 yang berbunyi
Dan tentang mi’raj Allah menjelaskan dalam QS. An-Najm:13-18:“Maha suci Allah yang menjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Majidil Aqsha yang Kami berkahi sekelilingnya agar Kami memperlihatkan kepadanya sebahagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. (QS. 17.Al-Isra’ :1)
Rasulullah SAW melihat secara langsung.“Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.” (QS. An-Najm:13-18)
Allah ingin memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya kepada Rasulullah SAW. Pada Al Qur’an surat An Najm ayat 13 diatas, terdapat kata “Yaro” dalam bahasa Arab yang artinya “menyaksikan langsung”. Berbeda dengan kata “Syahida”, yang berarti menyaksikan tapi tidak musti secara langsung. Allah memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya itu secara langsung.
Mengenai pemahaman tentang Isra’ Mi’raj banyak kaum muslim yang masih memiliki perbedaan pandangan secara mendasar, yang terbagi dalam:
- Pemahaman dgn beranggapan peristiwa isra’ Mi’raj hanyalah sekedar perjalanan ruh, spiritual atau metaphor journey Nabi Muhammad SAW tidak dengan jasad fisik. Pemahaman ini berpegang kepada surah Al Quran :
QS. 17 Al-Isra’ : 60 “…Tidak lain mimpi yang Kami perlihatkan kepadamu adalah sebagai ujian bagi manusia…”
- Sebaliknya ada yang berpendapat, bahwa isra’ dari Mekah ke Bait’l-Maqdis itu dengan jasad atau physical journey. Sedang mi’raj ke langit adalah dengan ruh atau metaphor journey.
- Pemahaman lain menyatakan bahwa Isra’ Mi’raj adalah perjalanan dengan jasad (fisik) dan dapat dijelaskan dalam ilmu yang dipahami manusia karena merupakan peristiwa nyata.
ISRA`MI`RAJ, sebagai sebuah peristiwa metafisika (gaib), barangkali bukan sesuatu yang istimewa. Kebenarannya bukanlah sesuatu yang luarbiasa. Kebenaran metafisika adalah kebenaran naqliyah (: dogmatis) yang tidak harus dibuktikan secara akal, namun lebih bersifat imani. Valid tidaknya kebenaran peristiwa metafisika—secara akal, bukanlah soal selagi ia diimani.
Didalam pemahan secara fisika banyak orang mempertanyakan ke-shahih-an Isra` Mi`raj; “ apakah mungkin manusia melakukan perjalanan sejauh itu hanya dalam waktu kurang dari semalam?” . Kaum kafirpun telah menantang Rasulullah seperti diberitakan dalam Al Quran dalam surat Al-Israa: 93.
“Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami baca”. Katakanlah: “Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?”
Dan didalam Hadith
dan banyak Hadith hadith lainnya.“Ketika orang-orang Quraisy tak mempercayai saya (kata Nabi SAW), saya berdiri di Hijr (menjawab berbagai pertanyaan mereka). Lalu Allah menampakkan kepada saya Baitul Maqdis, saya dapatkan apa yang saya inginkan dan saya jelaskan kepada mereka tanda-tandanya, saya memperhatikannya….” (HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya).
Hubungan antara peristiwa perjalanan Isra’ Mi’raj dengan teori relativitas.
Diantara keduanya terdapat faktor persamaan dan perbedaan didalam proses kejadian,
persamaan kedua kisah antara lain:
• Keduanya membahas perihal perjalanan atau journey dari Bumi ke luar angkasa lalu kembali ke Bumi.
• Keduanya membahas penggunaan faktor “Speed” atau “kecepatan” tinggi didalam pemberitaannya
• Konsep mengenai perpisahan antara dua manusia (atau lebih) digunakan sebagai bahan pokok atau object pembahasan didalam kedua cerita.
Dalam Isra Miraj, Rasulullah meninggalkan kaumnya di bumi untuk bepergian ke ke Majidil Aqsha lalu ke Langit ketujuh, dalam kasus teori relativitas menceritakan tentang dua saudara kembar A dan B, dimana saudara kembar B bepergian keluar angkasa.
Sampai disini dari hal hal tersebut diatas, kita sudah dapat mengambil kesimpulan secara gamblang, bahwa peristiwa Isra Miraj adalah benar. Bagaimana mungkin seorang manusia yang ummi 14 Abad yang silam dapat membuat sebuah cerita atau teori yang dapat dibuktikan didalam abad ke 20 dengan sedemikian detailnya. Dengan kata lain tidak mungkin Rasulullah SAW mencontoh teori Albert Einstein yang lahir sesudahnya (?).
Teori Relativitas.
Theori Relativitas membahas mengenai Struktur Ruang dan Waktu serta mengenai hal hal yang berhubungan dengan Gravitasi. Theori relativtas terdiri dari dua teori fisika, relativitas umum dan relativitas khusus. Theori relativitas khusus menggambarkan perilaku ruang dan waktu dari perspektif pengamat yang bergerak relatif terhadap satu sama lain, dan fenomena terkait. Sala artikel ini hanya dibahas theori relativitas khusus dan Efek yg disebut dilatasi waktu (dari bahasa Latin: dilatare “tersebar”, “delay”).
Einstein merumuskan teorinya dalam sebuah persamaan mathematik:
t = waktu benda yang diam
v = kecepatan benda
c = kecepatan cahaya
Diterangkan bahwa perbandingan nilai kecepatan suatu benda dengan kecepatan cahaya, akan berpengaruh pada keadaan benda tersebut. Semakin dekat nilai kecepatan suatu benda (v) dengan kecepatan cahaya (c), semakin besar pula efek yang dialaminya (t`): perlambatan waktu. Hingga ketika kecepatan benda menyamai kecepatan cahaya (v=c), benda itu pun sampai pada satu keadaan nol. Demikian, namun jika kecepatan benda dapat melampaui kecepatan cahaya (v>c), keadaan pun berubah. Efek yang dialami bukan lagi perlambatan waktu, namun sebaliknya waktu menjadi mundur (-t’).
Kisah perjalanan Si Kembar atau dilatasi waktu.
Twin Paradox adalah suatu theori hasil pemikiran (Gedankenexperiment atau thought experiment) oleh Albert Einstein berbasis theori relativitas khusus yang sampai saat ini masih menjadi perdebatan para pakar fisika. Theori tersebut secara keseluruhan menggambarkan kisah perjalanan dua saudara kembar yang berpisah. Salah seorang dari saudara kembar (A) tersebut tinggal di Bumi dan saudara kembar lainnya (si traveler(B)) terbang keluar angkasa kesebuah planet di tata surya yang jauh dengan kecepatan cahaya dan kembali kebumi dengan kecepatan yang sama. Setelah mereka bertemu kembali dibumi mereka menemukan fakta bahwa umur si kembar yang mengadakan perjalanan (si traveler) lebih muda daripada umur saudaranya (A) yang tetap tinggal dibumi, disebabkan si traveler mengalami phenomenon time dilation atau fenomena dilatasi waktu dalam perjalanannya.
Time dilation (dilatasi waktu) adalah fenomena, dimana seorang Observer disatu titik melihat, bahwa jam dari orang yang bergerak dengan cepat menjadi lebih lambat (atau cepat), sebenarnya hal tersebut tergantung dari frame of reference dimana dia berada. Time dilation dapat di ketahui hanya apabila kecepatan mengarah kepada kecepatan cahaya dan sudah dibuktin secara akurat dengan unstable subatomic particle dan precise timing of atomic clocks.
Pembuktian teori relativitas.
Studi tentang sinar kosmis merupakan satu pembuktian teori ini. Didapati bahwa di antara partikel-partikel yang dihasilkan dari persingungan partikel-partikel sinar kosmis yang utama dengan inti-inti atom Nitrogen dan Oksigen di lapisan Atmosfer atas, jauh ribuan meter di atas permukaan bumi, yaitu partikel Mu Meson (Muon), itu dapat mencapai permukaan bumi. Padahal partikel Muon ini mempunyai paruh waktu (half-life) sebesar dua mikro detik yang artinya dalam dua perjuta detik, setengah dari massa Muon tersebut akan meleleh menjadi elektron. Dan dalam jangka waktu dua perjuta detik, satu partikel yang bergerak dengan kecepatan cahaya (± 300.000 km/dt) sekalipun paling-paling hanya dapat mencapai jarak 600 m. padahal jarak ketinggian Atmosfer di mana Muon terbentuk, dari permukaan bumi, adalah 20.000 m yang mana dengan kecepatan cahaya hanya dapat dicapai dalam jangka minimal 66 mikro-detik. Lalu, bagaimana Muon dapat melewati kemustahilan itu? Ternyata, selama bergerak dengan kecepatannya yang tinggi—mendekati kecepatan cahaya, partikel Muon mengalami efek sebagaimana diterangkan teori Relativitas, yaitu perlambatan waktu.
Pembuktian selanjutnya terjadi pada tahun 1971, perbedaan waktu (time dilation) di twin paradox theori tersebut telah dibuktikan melalui “Hafele-Keating-Experiment” dengan menggunakan 2 buah jam yang berketepatan tinggi (High precision Cesium Atom clocks) yang di set awal pada waktu yang sama.
Experiment tersebut menghasilkan perbedaan waktu pada kedua jam tersebut, antara jam yang diletakkan di pesawat Intercontinental yang bergerak terbang kearah timur / barat dengan jam referensi yang diletakkan di U.S. Naval Observatory di Washington, waktu jam di pesawat berkurang/bertambah tergantung dari arah penerbangan.
Relativ terhadap jam di Naval Observatory, jam dipesawat berkurang waktu 59+/-10 nanoseconds dalam penerbangan ketimur, dan mengalami pertambahan waktu 273+/-7 nanosecond pada penerbangan ke barat. Hasil empiris tersebut membuktikan theori twin paradox dalam tingkatan jam macroskopik.
Dengan adanya pembuktian pembukatian tersebut, berarti Albert Einstein dengan teori relativitasnya secara langsung atau tidak langsung telah membuktikan bahwa kisah Al Quran tentang kisah “perjalanan Rasulullah SAW kelangit ketujuh dan kembali dalam satu malam” adalah benar. Terutama dalam segi dimensi WAKTU, dalam perhitungannya memungkinkan.
Pertanyaan selanjutnya bagaimana dengan Nabi Isa AS, ummat Islam mempercayai bahwa Nabi Isa, yang diakui sebagai Yesus oleh penganut Kristen, memang tidak dibunuh oleh orang-orang yang mengejarnya ketika itu. Bahkan beliau belum wafat. Nabi Isa akan kembali diakhir jaman, Apakah Nabi Isa juga mengalami perjalanan dan dilatasi waktu serupa? Wallahu ‘alam bish shawwab.
Applikasi Teori Relativitas.
Salah satu aplikasi teori tersebut adalah alat GPS – Global Postioning System di Handphone anda merupakan applikasi hasil dari theory relativitas umum dan relativitas khusus. Dalam hal ini jam satellite di orbit di bandingkan dengan jam di darat sebagai faktor koreksi pengiriman signal.
Akhirul kalam, saya menganggap bahwa pengetahuan akan adanya dilatasi waktu antar galaksi adalah suatu fenomena menarik bagi kaum muslimin. Fenomena inipun banyak terjadi pada peristiwa sehari-hari dan bahkan dipelajari oleh ilmuwan barat untuk mempelajari peristiwa di alam raya. Dan mestinya bukanlah sesuatu yang dilarang atau berlebihan untuk lebih memahami fenomena di alam. Untuk selanjutnya yang kita tunggu adalah adanya kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan untuk dapat mengungkapkan desain dari black hole dan wormhole yang gabungan keduanya mirip bentuk teratai (Sidrah atau Sidratul, dan bentuk otak pada tubuh manusia. Sehingga semua ini mudah-mudahan dapat meningkatkan ketakwaan kita dihadapan sang Pencipta.
Wednesday, August 8, 2012
Cara Berfikir dan Bekerja yang Benar
Mengapa Penting bagi kita untuk memiliki dan mempraktekkan cara berfikir
dan bekerja yang benar?
Cara
berfikir yang benar akan menjadikan kita mampu untuk mengerti dan memahami
kebenaran dari kenyataan. Cara berfikir yang benar akan membuat kita memiliki
panduan bekerja yang tepat sehingga pada akhirnya kita dapat bekerja dengan
benar. Cara berfikir yang belum benar menjadikan kita tidak dapat memahami
secara sebenar-benarnya kenyataan dari persoalan yang dihadapi.
Misalnya, ada suatu permasalahan di kampus mengenai dosen yang seenaknya membuat
peraturan yang harus ditaati oleh mahasiswa, sementara dia sendiri tidak dapat
diganggu gugat ketika melakukan tindakan yang merugikan mahasiswa. Ada suatu
cara berfikir yang mengatakan bahwa itu adalah suatu hal yang wajar, karena
dosen adalah orang yang akan memberikan ilmu, orang yang sibuk, orang yang
dibutuhkan mahasiswa sementara dosen tidak membutuhkan mahasiswa. Bahwa hal
tersebut adalah suatu kewajaran. Cara berfikir seperti inilah yang menjadikan
mahasiswa sama sekali tidak mempunyai hak yang harus dipenuhi oleh kampus,
padahal salah satu kewajiban selalu diselesaikan, yaitu membayar SPP. Mahasiswa
tidak dapat dengan terang melihat bahwa hal tersebut diakibatkan belum
demokratisnya penyelenggaraan pendidikan di kampus, korupnya birokrasi kampus,
dan belum berpihaknya Negara dan birokrasi kampus terhadap rakyat, terutama
mahasiswa.
Hal seperti ini akan menjadikan mahasiswa sama
sekali tidak berkembang kemampuannya, terbelakang pola fikirnya, dan akan
selalu dilecehkan hak-hak demokratisnya dikampus. Sehingga pada prakteknya
mayoritas mahasiswa belum terdorong untuk bergerak dan mengorganisasikan diri
guna menuntut hak-hak demokratisnya yang seharusnya dipenuhi oleh birokrasi
kampus dan Negara. Mahasiswa lebih banyak asyik ‘menikmati ketertindasannya’,
dengan mengatakan : habis, mau apalagi? Inilah, hasil dari sistem pendidikan
nasional kita.
Apa tujuan kita berfikir yang benar
Tujuan kita memiliki pola fikir yang benar
adalah selain untuk mengetahui realitas yang ada secara terang dan benar,
juga yang lebih penting agar kita memilki panduan untuk bergerak, panduan
bekerja untuk menuntut hak-hak demokratis kita di kampus dan memperbaiki
keadaan ke arah yang lebih baik, yaitu terwujudnya demokratisasi kampus,
pendidikan yang terjangkau bagi rakyat yang miskin (anak buruh, anak tani, anak
kaum miskin perkotaan), pendidikan yang ilmiah dan mengabdi kepada rakyat, dan
terwujudnya demokrasi sejati di Indonesia. Tidak ada gunanya hanya sekedar
mengerti bahwa ada suatu permasalahan di kampus dan di masyarakat tanpa kita
melakukan apa-apa untuk merubahnya !!!
Lalu, apakah yang menentukan kesadaran sosial sekarang
Kesadaran sosial seseorang ditentukan oleh
keadaan sosialnya. Seorang
pemilik modal atau kapitalis akan selalu berfikir bagaimana memperbesar
keuntungannya karena keadaan sosialnya sebagai pemilik modal yang apabila ingin
survive harus menghisap dan mencuri tenaga kaum buruh. Seorang tuan
tanah akan berfikir bagaimana mempertahankan kepemilikan tanahnya yang luas dan
mendapatkan keuntungannya dari situ, sekalipun harus menindas kaum tani.
Demikian juga dengan mahasiswa. Keadaan sosial mahasiswa
dimana mayoritasnya mendapatkan subsidi dari orang tua, orang tua yang
berkecukupan, lingkungan keluarga dan sekolah yang individualistis dan belum
demokratis, ditambah dia tidak aktif dalam organisasi yang demokratik, akan
menciptakan kesadaran mahasiswa yang individual, malas, tidak mau kritis dan
tidak mempunyai keberpihakan yang jelas terhadap suatu permasalahan. Bahkan
ketika lulus akan menjadi penindas-penindas baru. Karena pada hakikatnya, alam
berfikir mahasiswa dilingkupi oleh keinginan untuk memiliki dan menumpuk-numpuk
kekayaan secara pribadi, inilah makanya mahasiswa dalam klas-klas sosial
masyarakat sering dimasukkan ke dalam golongan borjuis kecil. Apabila si
mahasiswa mendapatkan pendidikan yang kritis terhadap realitas, dibesarkan dalam
kultur yang demokratis, aktif dalam organsiasi yang konsisten dalam
memperjuangkan hak-hak mahasiswa dan juga rakyat pada umumnya (yaitu FMN),
akan menciptakan kesadaran dan tindakan yang maju dan progressif dari si
mahasiswa itu sendiri.
Dari mana datangnya pikiran yang benar
Pikiran yang benar tidak datang secara
tiba-tiba dari langit. Tidak
mungkin sesorang duduk bertapa atau menyendiri di sebuah tempat sepi lalu
tiba-tiba mendapat pikiran yang benar. Pikiran yang benar didapatkan dari
hasil refleksi manusia atas praktek sosialnya. Praktek sosial yang dimaksud
disini adalah praktek berproduksi, perjuangan klas, dan percobaan ilmiah.
·
Praktek
berproduksi
Praktek produksi adalah usaha manusia untuk
memenuhi kebutuhan primernya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, manusia perlu
mendapatkan barang (sumber daya) dari alam. Tidak cukup hanya di situ, tetapi
sumber daya alam yang didapatkan harus diolah agar menjadi barang yang dapat
digunakan. Inilah yang disebut praktek produksi itu, merubah nilai dan fungsi
suatu barang agar dapat digunakan. Praktek produksi ini yang menciptakan ide
dan pengetahuan umat manusia. Seorang petani memperoleh pikiran yang benar
tentang produksi pertanian setelah dia melakukan praktek bertahun-tahun tentang
bercocok tanam, memelihara bibit, dsb. Seorang mahasiswa mendapatkan pikiran
yang benar tentang cara mendapatkan nilai yang bagus, setelah terlebih dahulu
berpraktek dalam beberapa kali ujian yang diselenggarakan di kampus.
·
Perjuangan
klas
Begitu juga kita akan mendapatkan pikiran yang
benar apabila kita terlibat langsung di dalam perjuangan umat manusia. Hakikat
perjuangan umat manusia untuk mencapai kesejahteraannya adalah perjuangan
kelas, karena dalam masyarakat sekarang terdapat kelas-kelas sosial yang selalu
bertentangan satu sama lain. Kita akan tahu bagaimana memperjuangkan
kepentingan massa mahasiswa apabila kita terjun langsung dalam memperjuangkan
hak-hak demokratis mahasiswa. Tanpa terjun langsung ke dalam perjuangan massa
mahasiswa, kita tidak akan pernah tahu apa yang menjadi penyebab mahalnya
pendidikan, tidak bermutunya pendidikan kita, tidak demokratisnya
penyelenggaraan pendidikan, dsb. Hanya dengan terlibat langsung di dalam
perjuangan massa mahasiswa-lah kita dapat mengerti hal tersebut dan bagaimana
agar tujuan perjuangan kita tercapai.
·
Percobaan
ilmiah
Percobaan ilmiah-lah yang akan mengantarkan
kita pada suatu kesimpulan bahwa pendapat kita atau dugaan kita terhadap suatu
hal adalah benar. Setiap teori yang kita dapatkan di bangku kuliah haruslah
kita percaya setelah dapat terwujud dalam kenyataannya. Kalau teori yang
menyatakan bahwa ekonomi Pancasila akan mengantarkan kemakmuran adalah salah,
maka teori tersebut tidak ilmiah karena tidak terbukti dan harus diganti.
Bagaimana juga dengan pengetahuan?
Pengetahuan manusia juga berasal dari praktek
sosial. Prakteklah yang menciptakan atau
melahirkan pengetahuan. Dan
prakteklah yang akan menguji apakah pengetahuan yang kita miliki adalah benar
dan ilmiah. Oleh karenanya, praktek menempati kedudukan yang penting dan
primer. Kalau ingin mendapatkan pengetahuan yang hakiki, maka berprakteklah
terlebih dahulu ! Sejarah membuktikan, bahwa setiap penemuan–penemuan atau
teori-teori baru, adalah hasil dari sebelumnya berpraktek terlebih dahulu.
Pengetahuan sendiri ada dua tingkat. Pertama
pengetahuan sensasional dan pengetahuan rasional.
·
Pengetahuan
sensasional
Adalah pengetahuan tentang
sesuatu yang sifatnya permukaan, fenomena atau gejala saja. Pengetahuan ini
didapatkan dari panca indera. Misalnya bahwa kita melihat bahwa kondisi kampus
kita sangat minim failitas. Pengetahuan sensasional hanya tahu bahwa kampus
kita sangat minim fasilitas dan belum dapat mengetahui apa penyebab dari
minimnya fasilitas tersebut, apa dampaknya terhadap mahasiswa, dsb.
·
Pengetahuan
rasional
Pengetahuan rasional sudah lebih
dalam, membahas isi dan hakikatnya. Artinya kita menganalisa mengapa kampus
kita sangat minim fasilitas. Dari hasil pengamatan kita, lalu kita melakukan
penyelidikan sosial (investigasi), melakukan penyimpulan-penyimpulan yang
dipandu teori, lalu mengujinya pada percobaan ilmiah atau praktek. Dari hasil
tersebut, maka kita mengetahui bahwa minimnya fasilitas kampus karena kampus
yang kurang dana, Kekurangan dana tersebut karena subsidi untuk pendidikan
dicabut terus menerus dan anggarannya dikorupsi oleh pemerintah. Hal tersebut
akibat dari pemerintah yang lebih mementingkan untuk membayar hutang terhadap
pihak asing, dimana sebenarnya hutang merupakan skema intervensi dan penguasaan
secara ekonomi dan politik terhadap Negara kita. Inilah penjajahan gaya baru,
atau imperialisme itu. Jadi, dalam hal ini pemerintah masih menjadi kaki tangan
pihak asing, atau disebut komprador. Jadi, ada hubungan antara minimnya
fasilitas kampus kita dengan imperialisme. Ada suatu saling hubungan antara
kondisi suatu materi dengan masteri yang lain. Inilah pengetahuan yang
rasional, yaitu ilmiah dan objektif.
Sumber pengetahuan ada yang kita dapatkan
secara langsung ada yang tidak langsung. Pengetahuan yang langsung yaitu dari
hasil praktek sosial kita sendiri. Sedangkan pengetahuan tidak langsung dari
hasil refleksi atau kita mendengar, melihat atau membaca serta menganalisa
hasil praktek dari orang lain. Misalnya, apabila kita ingin mengetahui pengorgansiasian
yang benar, maka kita merefleksikan kerja pengorgansasian kita terdahulu.
Inilah yang kita sebut dengan pengetahuan yang langsung, yaitu pengetahuan yang
didapatkan dari hasil praktek kita sendiri.
Pengetahun yang tidak langsung kita dapatkan setelah kita membaca buku
atau tulisan yang ditulis oleh sesorang tentang pengorganisasian. Tentu, sumber
pengetahuan langsung lebih utama dari sumber pengetahuan tak langsung.
Jadi, apa yang dimaksud dengan cara berfikir yang benar?
Cara berfikir yang benar adalah cara berfikir
yang sesuai dengan kenyataan yang kongkret, tidak berfikir sesuai dengan
keinginan atau pikiran sendiri yang sifatnya subyektif, karena pada dasarnya ide atau pikiran berasal
dari materi atau kenyataan. Ada beberapa prinsip yang penting dan menjadi dasar
dalam berfikir yang benar, yaitu :
1. Antara satu hal dengan hal yang lainnya
memiliki saling hubungan yang kongkret. Tidak bisa dipisahkan antara kondisi di
suatu tempat dengan kondisi di lain tempat. Misalnya, mahalnya biaya pendidikan
di kampus kita, mempunyai hubungan dengan kebijakan negara yang mencabut
subsidi untuk pendidikan. Negara mencabut subsidi pendidikan karena desakan
dari negara imperialis seperti AS untuk meliberalisasi (menswastakan)
pendidikan. Jadi, ada hubungan yang kongkret antara mahalnya biaya pendidikan
di kampus kita dengan imperialisme.
2. Segala sesuatu selalu dalam keadaan yang
berubah dan berkembang dari waktu ke waktu. Hal ini berarti segala sesuatu
pasti berubah, tidak ada yang kekal, sama dan diam. Seperti manusia yang
mengalami perubahan, dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua, dan meninggal.
3. Perubahan atau perkembangan bergerak ke arah
yang lebih maju dan bersegi hari depan. Perkembangan tidak akan bergerak
mundur, atau kita mengharapkan kembali pada masa yang lalu, dengan kondisi yang
sama.
4. Perubahan atau perkembangan sesuatu ditentukan
oleh faktor dalam atau kekuatan internal. Bukanlah faktor luar yang menentukan
perubahan. Sebuah telur berubah menjadi anak ayam karena pergerakan unsur-unsur
kehidupan yang ada di dalam putih dan kuning telur. Keberhasilan perjuangan FMN
di kampus dalam memperjuangkan hak-hak demokratis mahasiswa bukanlah ditentukan
oleh dosen, rektor, gubernur, atau menteri, tetapi oleh kekuatan massa
pemuda-mahasiswa yang terhimpun dalam FMN ! Keberhasilan rakyat Indonesia dalam
menghancurkan sisa-sisa feodalisme dan mengusir imperialisme adalah hasil dari
kekuatan internal rakyat Indonesia itu sendiri !
Bagaimana agar kita dapat memiliki cara berfikir yang benar?
1. Terlibat langsung dalam praktek sosial.
Jika kita
ingin memiliki pikiran yang benar tentang persoalan mahasiswa dan sistem
pendidikan, maka kita harus terlibat langsung dalam kehidupan dan perjuangan
pemuda-mahasiswa.
2. Membangun tradisi penyelidikan sosial.
Jika kita ingin memiliki pikiran yang
benar tentang kenyataan maka kita harus mau untuk menyelidiki kenyataan sosial
yang ada. Jika kita ingin mengetahui bagaimana kondisi pendidikan di kampus,
maka kita harus melakukan penyelidikan (investigasi) terlebih dahulu.
3. Membiasakan diri untuk berfikir hati-hati dan
dari banyak segi tentang segala sesuatu.
Bagaimana agar kita dapat bekerja dengan benar
Hal
lainnya adalah keteladanan dalam melakukan pekerjaan. Apabila FMN di suatu
kampus tetap secara konsisten dalam memperjuangkan kepentingan mahasiswa, maka
mahasiswa di kampus kita dan di kampus lain pasti akan mendukung dan tertarik
untuk bergabung bersama FMN.
[pp1]bung ditambah bagaimana melakukan analisa dari hal konkrit menuju
yang onkrit
Thursday, June 28, 2012
Fisika teoretis dan eksperimental
Budaya penelitian fisika berbeda dengan ilmu lainnya karena adanya pemisahan teori dan eksperimen. Sejak abad kedua puluh, kebanyakan fisikawan perseorangan mengkhususkan diri meneliti dalam fisika teoretis atau fisika eksperimental
saja, dan pada abad kedua puluh, sedikit saja yang berhasil dalam kedua
bidang tersebut. Sebaliknya, hampir semua teoris dalam biologi dan
kimia juga merupakan eksperimentalis yang sukses.
Gampangnya, teoris berusaha mengembangkan teori yang dapat menjelaskan hasil eksperimen yang telah dicoba dan dapat memperkirakan hasil eksperimen yang akan datang. Sementara itu, eksperimentalis menyusun dan melaksanakan eksperimen untuk menguji perkiraan teoretis. Meskipun teori dan eksperimen dikembangkan secara terpisah, mereka saling bergantung. Kemajuan dalam fisika biasanya muncul ketika eksperimentalis membuat penemuan yang tak dapat dijelaskan dari teori yang ada, sehingga mengharuskan dirumuskannya teori-teori baru. Tanpa eksperimen, penelitian teoretis sering berjalan ke arah yang salah; salah satu contohnya adalah teori-M, teori populer dalam fisika energi-tinggi, karena eksperimen untuk mengujinya belum pernah disusun.
Teori-teori ini masih terus diteliti; contohnya, aspek mengagumkan dari mekanika klasik yang dikenal sebagai teori chaos ditemukan pada abad kedua puluh, tiga abad setelah dirumuskan oleh Isaac Newton. Namun, hanya sedikit fisikawan yang menganggap teori-teori dasar ini menyimpang. Oleh karena itu, teori-teori tersebut digunakan sebagai dasar penelitian menuju topik yang lebih khusus, dan semua pelaku fisika, apa pun spesialisasinya, diharapkan memahami teori-teori tersebut.
Bidang Fisika atomik, molekul, dan optik berhadapan dengan individual atom dan molekul, dan cara mereka menyerap dan mengeluarkan cahaya. Bidang Fisika partikel, juga dikenal sebagai "Fisika energi-tinggi", mempelajari properti partikel super kecil yang jauh lebih kecil dari atom, termasuk partikel dasar yang membentuk benda lainnya.
Terakhir, bidang Astrofisika menerapkan hukum fisika untuk menjelaskan fenomena astronomi, berkisar dari matahari dan objek lainnya dalam tata surya ke jagad raya secara keseluruhan.
Akustik - Astronomi - Biofisika - Fisika penghitungan - Elektronik - Teknik - Geofisika - Ilmu material - Fisika matematika - Fisika medis - Kimia Fisika - Dinamika kendaraan - Fisika Pendidikan
Sejak zaman purbakala, orang telah mencoba untuk mengerti sifat dari benda: mengapa objek yang tidak ditopang jatuh ke tanah, mengapa material yang berbeda memiliki properti yang berbeda, dan seterusnya. Lainnya adalah sifat dari jagad raya, seperti bentuk Bumi dan sifat dari objek celestial seperti Matahari dan Bulan.
Beberapa teori diusulkan dan banyak yang salah. Teori tersebut banyak tergantung dari istilah filosofi, dan tidak pernah dipastikan oleh eksperimen sistematik seperti yang populer sekarang ini. Ada pengecualian dan anakronisme: contohnya, pemikir Yunani Archimedes menurunkan banyak deskripsi kuantitatif yang benar dari mekanik dan hidrostatik.
Pada awal abad 17, Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk memastikan kebenaran teori fisika, yang merupakan kunci dari metode sains. Galileo memformulasikan dan berhasil mengetes beberapa hasil dari dinamika mekanik, terutama Hukum Inert.
Pada 1687, Isaac Newton menerbitkan Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica ("prinsip matematika dari filsafat alam", dikenal sebagai Principia), memberikan penjelasan yang jelas dan teori fisika yang sukses.
Hukum gerak Newton, yang merupakan sumber mekanika klasik; dan Hukum Gravitasi Newton, yang menjelaskan gaya dasar gravitasi. Kedua teori ini cocok dalam eksperimen. Principia juga memuat beberapa teori dinamika fluida.
Mekanika klasik dikembangkan besar-besaran oleh Joseph-Louis de Lagrange, William Rowan Hamilton, dan lainnya, yang menciptakan formula, prinsip, dan hasil baru. Hukum Gravitasi memulai bidang astrofisika, yang menggambarkan fenomena astronomi menggunakan teori fisika.
Dari sejak abad 18 dan seterusnya, termodinamika dikembangkan oleh Robert Boyle, Thomas Young, dan banyak lainnya. Pada 1733, Daniel Bernoulli menggunakan argumen statistika dalam mekanika klasik untuk menurunkan hasil termodinamika, memulai bidang mekanika statistik.
Pada 1798, Benjamin Thompson mempertunjukkan konversi kerja mekanika ke dalam panas, dan pada 1847 James Joule menyatakan hukum konservasi energi, dalam bentuk panasa juga dalam energi mekanika.
Sifat listrik dan magnetisme dipelajari oleh Michael Faraday, George Simon Ohm, dan lainnya. Pada 1855, James Clerk Maxwell menyatukan kedua fenomena menjadi satu teori elektromagnetisme, dijelaskan oleh persamaan Maxwell. Perkiraan dari teori ini adalah cahaya adalah gelombang elektromagnetik.
Artikel utama untuk bagian ini adalah: masalah tak terpecahkan dalam fisika
Riset fisika mengalami kemajuan konstan dalam banyak bidang, dan masih akan tetap begitu jauh di masa depan.
Dalam fisika benda kondensi, masalah teoritis tak terpecahkan terbesar adalah penjelasan superkonduktivitas suhu-tinggi. Banyak usaha dilakukan untuk membuat spintronik dan komputer kuantum bekerja.
Dalam fisika partikel, potongan pertama dari bukti eksperimen untuk fisika di luar Model Standar telah mulai menghasilkan. Yang paling terkenal adalah penunjukan bahwa neutrino memiliki massa bukan-nol. Hasil eksperimen ini nampaknya telah menyelesaikan masalah solar neutrino yang telah berdiri-lama dalam fisika matahari.
Fisika neutrino besar merupakan area riset eksperimen dan teori yang aktif. Dalam beberapa tahun ke depan, pemercepat partikel akan mulai meneliti skala energi dalam jangkauan TeV, yang di mana para eksperimentalis berharap untuk menemukan bukti untuk Higgs boson dan partikel supersimetri.
Para teori juga mencoba untuk menyatukan mekanika kuantum dan relativitas umum menjadi satu teori gravitasi kuantum, sebuah program yang telah berjalan selama setengah abad, dan masih belum menghasilkan buah. Kandidat atas berikutnya adalah Teori-M, teori superstring, dan gravitasi kuantum loop.
Banyak fenomena astronomikal dan kosmologikal belum dijelaskan secara memuaskan, termasuk keberadaan sinar kosmik energi ultra-tinggi, asimetri baryon, pemercepatan alam semesta dan percepatan putaran anomali galaksi.
Meskipun banyak kemajuan telah dibuat dalam energi-tinggi, kuantum, dan fisika astronomikal, banyak fenomena sehari-hari lainnya, menyangkut sistem kompleks, chaos, atau turbulens masih dimengerti sedikit saja. Masalah rumit yang sepertinya dapat dipecahkan oleh aplikasi pandai dari dinamika dan mekanika, seperti pembentukan tumpukan pasir, "node" dalam air "trickling", teori katastrof, atau pengurutan-sendiri dalam koleksi heterogen yang bergetar masih tak terpecahkan.
Fenomena rumit ini telah menerima perhatian yang semakin banyak sejak 1970-an untuk beberapa alasan, tidak lain dikarenakan kurangnya metode matematika modern dan komputer yang dapat menghitung sistem kompleks untuk dapat dimodelkan dengan cara baru. Hubungan antar disiplin dari fisika kompleks juga telah meningkat, seperti dalam pelajaran turbulens dalam aerodinamika atau pengamatan pola pembentukan dalam sistem biologi. Pada 1932, Horrace Lamb meramalkan:
Gampangnya, teoris berusaha mengembangkan teori yang dapat menjelaskan hasil eksperimen yang telah dicoba dan dapat memperkirakan hasil eksperimen yang akan datang. Sementara itu, eksperimentalis menyusun dan melaksanakan eksperimen untuk menguji perkiraan teoretis. Meskipun teori dan eksperimen dikembangkan secara terpisah, mereka saling bergantung. Kemajuan dalam fisika biasanya muncul ketika eksperimentalis membuat penemuan yang tak dapat dijelaskan dari teori yang ada, sehingga mengharuskan dirumuskannya teori-teori baru. Tanpa eksperimen, penelitian teoretis sering berjalan ke arah yang salah; salah satu contohnya adalah teori-M, teori populer dalam fisika energi-tinggi, karena eksperimen untuk mengujinya belum pernah disusun.
Teori fisika utama
Meskipun fisika membahas beraneka ragam sistem, ada beberapa teori yang digunakan secara keseluruhan dalam fisika, bukan di satu bidang saja. Setiap teori ini diyakini benar adanya, dalam wilayah kesahihan tertentu. Contohnya, teori mekanika klasik dapat menjelaskan pergerakan benda dengan tepat, asalkan benda ini lebih besar daripada atom dan bergerak dengan kecepatan jauh lebih lambat daripada kecepatan cahaya.Teori-teori ini masih terus diteliti; contohnya, aspek mengagumkan dari mekanika klasik yang dikenal sebagai teori chaos ditemukan pada abad kedua puluh, tiga abad setelah dirumuskan oleh Isaac Newton. Namun, hanya sedikit fisikawan yang menganggap teori-teori dasar ini menyimpang. Oleh karena itu, teori-teori tersebut digunakan sebagai dasar penelitian menuju topik yang lebih khusus, dan semua pelaku fisika, apa pun spesialisasinya, diharapkan memahami teori-teori tersebut.
Bidang utama dalam fisika
Riset dalam fisika dibagi beberapa bidang yang mempelajari aspek yang berbeda dari dunia materi. Fisika benda kondensi, diperkirakan sebagai bidang fisika terbesar, mempelajari properti benda besar, seperti benda padat dan cairan yang kita temui setiap hari, yang berasal dari properti dan interaksi mutual dari atom.Bidang Fisika atomik, molekul, dan optik berhadapan dengan individual atom dan molekul, dan cara mereka menyerap dan mengeluarkan cahaya. Bidang Fisika partikel, juga dikenal sebagai "Fisika energi-tinggi", mempelajari properti partikel super kecil yang jauh lebih kecil dari atom, termasuk partikel dasar yang membentuk benda lainnya.
Terakhir, bidang Astrofisika menerapkan hukum fisika untuk menjelaskan fenomena astronomi, berkisar dari matahari dan objek lainnya dalam tata surya ke jagad raya secara keseluruhan.
Bidang yang berhubungan
Ada banyak area riset yang mencampur fisika dengan bidang lainnya. Contohnya, bidang biofisika yang mengkhususkan ke peranan prinsip fisika dalam sistem biologi, dan bidang kimia kuantum yang mempelajari bagaimana teori kuantum mekanik memberi peningkatan terhadap sifat kimia dari atom dan molekul. Beberapa didata di bawah:Akustik - Astronomi - Biofisika - Fisika penghitungan - Elektronik - Teknik - Geofisika - Ilmu material - Fisika matematika - Fisika medis - Kimia Fisika - Dinamika kendaraan - Fisika Pendidikan
Teori palsu
Fusi dingin - Teori gravitasi dinamik - Luminiferous aether - Energi orgone - Teori bentuk tetapSejarah
Artikel utama: Sejarah fisika. Lihat juga Fisikawan terkenal dan Penghargaan Nobel dalam Fisika.Sejak zaman purbakala, orang telah mencoba untuk mengerti sifat dari benda: mengapa objek yang tidak ditopang jatuh ke tanah, mengapa material yang berbeda memiliki properti yang berbeda, dan seterusnya. Lainnya adalah sifat dari jagad raya, seperti bentuk Bumi dan sifat dari objek celestial seperti Matahari dan Bulan.
Beberapa teori diusulkan dan banyak yang salah. Teori tersebut banyak tergantung dari istilah filosofi, dan tidak pernah dipastikan oleh eksperimen sistematik seperti yang populer sekarang ini. Ada pengecualian dan anakronisme: contohnya, pemikir Yunani Archimedes menurunkan banyak deskripsi kuantitatif yang benar dari mekanik dan hidrostatik.
Pada awal abad 17, Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk memastikan kebenaran teori fisika, yang merupakan kunci dari metode sains. Galileo memformulasikan dan berhasil mengetes beberapa hasil dari dinamika mekanik, terutama Hukum Inert.
Pada 1687, Isaac Newton menerbitkan Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica ("prinsip matematika dari filsafat alam", dikenal sebagai Principia), memberikan penjelasan yang jelas dan teori fisika yang sukses.
Hukum gerak Newton, yang merupakan sumber mekanika klasik; dan Hukum Gravitasi Newton, yang menjelaskan gaya dasar gravitasi. Kedua teori ini cocok dalam eksperimen. Principia juga memuat beberapa teori dinamika fluida.
Mekanika klasik dikembangkan besar-besaran oleh Joseph-Louis de Lagrange, William Rowan Hamilton, dan lainnya, yang menciptakan formula, prinsip, dan hasil baru. Hukum Gravitasi memulai bidang astrofisika, yang menggambarkan fenomena astronomi menggunakan teori fisika.
Dari sejak abad 18 dan seterusnya, termodinamika dikembangkan oleh Robert Boyle, Thomas Young, dan banyak lainnya. Pada 1733, Daniel Bernoulli menggunakan argumen statistika dalam mekanika klasik untuk menurunkan hasil termodinamika, memulai bidang mekanika statistik.
Pada 1798, Benjamin Thompson mempertunjukkan konversi kerja mekanika ke dalam panas, dan pada 1847 James Joule menyatakan hukum konservasi energi, dalam bentuk panasa juga dalam energi mekanika.
Sifat listrik dan magnetisme dipelajari oleh Michael Faraday, George Simon Ohm, dan lainnya. Pada 1855, James Clerk Maxwell menyatukan kedua fenomena menjadi satu teori elektromagnetisme, dijelaskan oleh persamaan Maxwell. Perkiraan dari teori ini adalah cahaya adalah gelombang elektromagnetik.
Arah masa depan
Dalam fisika benda kondensi, masalah teoritis tak terpecahkan terbesar adalah penjelasan superkonduktivitas suhu-tinggi. Banyak usaha dilakukan untuk membuat spintronik dan komputer kuantum bekerja.
Dalam fisika partikel, potongan pertama dari bukti eksperimen untuk fisika di luar Model Standar telah mulai menghasilkan. Yang paling terkenal adalah penunjukan bahwa neutrino memiliki massa bukan-nol. Hasil eksperimen ini nampaknya telah menyelesaikan masalah solar neutrino yang telah berdiri-lama dalam fisika matahari.
Fisika neutrino besar merupakan area riset eksperimen dan teori yang aktif. Dalam beberapa tahun ke depan, pemercepat partikel akan mulai meneliti skala energi dalam jangkauan TeV, yang di mana para eksperimentalis berharap untuk menemukan bukti untuk Higgs boson dan partikel supersimetri.
Para teori juga mencoba untuk menyatukan mekanika kuantum dan relativitas umum menjadi satu teori gravitasi kuantum, sebuah program yang telah berjalan selama setengah abad, dan masih belum menghasilkan buah. Kandidat atas berikutnya adalah Teori-M, teori superstring, dan gravitasi kuantum loop.
Banyak fenomena astronomikal dan kosmologikal belum dijelaskan secara memuaskan, termasuk keberadaan sinar kosmik energi ultra-tinggi, asimetri baryon, pemercepatan alam semesta dan percepatan putaran anomali galaksi.
Meskipun banyak kemajuan telah dibuat dalam energi-tinggi, kuantum, dan fisika astronomikal, banyak fenomena sehari-hari lainnya, menyangkut sistem kompleks, chaos, atau turbulens masih dimengerti sedikit saja. Masalah rumit yang sepertinya dapat dipecahkan oleh aplikasi pandai dari dinamika dan mekanika, seperti pembentukan tumpukan pasir, "node" dalam air "trickling", teori katastrof, atau pengurutan-sendiri dalam koleksi heterogen yang bergetar masih tak terpecahkan.
Fenomena rumit ini telah menerima perhatian yang semakin banyak sejak 1970-an untuk beberapa alasan, tidak lain dikarenakan kurangnya metode matematika modern dan komputer yang dapat menghitung sistem kompleks untuk dapat dimodelkan dengan cara baru. Hubungan antar disiplin dari fisika kompleks juga telah meningkat, seperti dalam pelajaran turbulens dalam aerodinamika atau pengamatan pola pembentukan dalam sistem biologi. Pada 1932, Horrace Lamb meramalkan:
“ Saya sudah tua sekarang, dan ketika saya meninggal dan pergi ke surga ada dua hal yang saya harap dapat diterangkan. Satu adalah elektrodinamika kuantum, dan satu lagi adalah gerakan turbulens dari fluida. Dan saya lebih optimis terhadap yang pertama. ”
sistem Pendidikan
Pada tahap sekarang ini Indonesia
telah memasuki tahap pembangunanan dalam dunia
pendidikan walaupun tampaknya dunia pendidikan di
indonesia masih sangat memprihatinkan
namun di balik itu dunia pendidikan di Indonesia
mengalami sedikit peningkatan bila kita bandingkan dengan
dunia pendidikan yang ada di Indonesia sebelumnya.
Namun semua itu masih banyak hal yang perlu di
perbaiki dalam dunia pendidikan yang ada di
Indonesia antara lain sistem pendidikan yang ada sekarang
ini.
Sistem pendidikan yang ada di Indonesia kayaknya
perlu ada perumbakan dalam arti tidak merumbak
untuk menghancurkan sistem pendidikan yang lama
dengan mengganti metode yang baru, namun kita harus
bisa sama-sama menutupi lobang-lobang yang ada
dalam dunia pendidikan sekarang ini.
Sebagai mana metode pengajaran yang ada di bangku
kuliah sekarang ini masih menganggap seorang
mahasiswa itu sebagai anak-anak yang
bodoh dan perlu di dikte oleh dosen padahal pada
kenyataannya seorang mahasiswa itu belum tentu
lebih bodoh dari dosennya akan
tetapi mungkin dosennya lebih bodoh dari
mahasiswanya, namun Dosen lebih dahulu memandang dunia
ini, seperti yang kita lihat sekarang ini keadaan
real yang ada dosen selalu memegang kekuasaan
kebenaran padahal dosen tersebut belum tentu benar.
Maka sistem seperti itu harus kita ubah agar
mahasiswa kuliah itu tidak hanya mengejar nilai yang
bagus di mata dosen tapi mahasiswa itu membuka
wacananya berpikir dan bisa mengatakan kebenaran
menurut pola /sudut pikirannya, kalau memang itu
pada kenyataannya benar.
Karna semua itu adalah salah satu tahap awal bagi
seorang mahasiswa untuk membuka wacananya
berpikir krisis dan berinteraksi langsung dengan dunia
pendidikan yang ada.
Subscribe to:
Posts (Atom)